
ISO pada Lembaga PendidikanKeberadaan sertifikat ISO (International Organization for Standardization) saat ini laiknya kebutuhan yang wajib diraih oleh banyak lembaga pendidikan. Dari sisi esensi pengakuan ini memang mampu memotivasi pengelola untuk lebih berkualitas, namun membutuhkan komitmen kuat dan konsistensi menjaga mutu. Tanpa memenuhi dua syarat ini, sertifikat ISO jadinya tidak jauh seperti kosmetik.“Prinsip penilaian sertifikat ISO itu ‘apa yang tertulis, itulah yang dilakukan’. Artinya pengelola harus berkomitmen dalam merancang program serta konsistensi dalam menjalankan. Jika tidak, sertifikat ISO hanya jadi kosmetik; ya agar lembaga nampak baik saja,” ungkap Drs H Christea Frisdiantara Ak MM, wakil manajemen mutu pada Universitas Kanjuruhan Malang.Selain rentan sebagai kosmetik, tanpa komitmen sertifikat ISO juga tidak lebih sebagai komoditi. Sebab menurut Dr Patrisius Istiarto Djiwandono, Quality Assurance Universitas Ma Chung, proses mendapat sertifikat ISO hanya terlihat sebagai mekanisme penawaran dan permintaan. Istilahnya; ada lembaga yang butuh, ada pihak yang menyediakannya, dan tentu dengan imbalan profesional. “Kalau sudah seperti ini, ada saja celah yang bisa dimanfaatkan sehingga ujung-ujungnya terkesan bahwa sertifikasi ISO itu menjadi komoditas belaka,” tegas Patrisius.Hal senada juga diungkap Drs Sakban Rosidi SPd MSi selaku ketua Badan Akreditas Sekolah (BAS) Kota Malang. Menurutnya sertifikat ISO pada banyak ...
selengkapnya »
Topik utama
Selasa, 9 Februari 2010 10:44:31 - views Sertifikat ISO Tidak Sentuh Proses Pembelajaran Mendapat sertifikat dari ISO (International Standart Organization) tengah menjadi primadona, termasuk bagi lembaga pendidikan. Padahal pengakuan in... | Selasa, 9 Februari 2010 10:43:31 - views Dr Patrisius Istiarto Djiwandono
Sertifikat ISO, bagi lembaga pendidikan berperan penting dalam memberi informasi pada publik bahwa layanan yang diberikan terlah memenuhi standar internasion... |
Mr. bond
Selasa, 9 Februari 2010 10:39:16 - views Di tangan masing-masing komunitas jaga kini sudah ada sebungkus nasi Padang dengan lauk rendang. Bahkan masih ada satu bungkus yang tersisa di dalam tas kresek. ”Wah, Pak Blangkon ngerti ae nek aku seneng sego Pa... | Rabu, 27 Januari 2010 11:09:16 - views Pagi itu matahari masih samar-samar menampakkan sinarnya. Mister Bond akan memulai rutinitas hariannya, menyapu halaman. Tiba-tiba matanya menangkap sekelebat bayangan yang baru masuk gerbang sekolah dengan mengendap-e... |